Bandung — Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat (BBGTK Jabar) menyelenggarakan Workshop Pengembangan Perangkat dan Media Micro Credential 2026 pada 11–14 Mei 2026 di BBGTK Jabar, Kota Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 35 Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) di lingkungan BBGTK Jabar sebagai bagian dari upaya pengembangan model peningkatan kompetensi guru yang lebih fleksibel, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Workshop dilaksanakan melalui berbagai sesi penyusunan standar layanan, pengembangan perangkat ajar, penyusunan pedoman pelaksanaan, hingga pengembangan media pembelajaran micro credential. Kegiatan tersebut dirancang untuk menghasilkan perangkat dan media pembelajaran yang dapat mendukung pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan.
Sejumlah narasumber turut hadir memberikan penguatan materi dan berbagi praktik baik terkait pengembangan micro credential, di antaranya Brian Gutama dari BBPPMVP Bisnis Pariwisata, Trimans Yogiana dari SMKN 2 Baleendah, Landi Ruslandi, A.Md. dari BBPPMVP Pertanian, serta Dina Dwi Handayani dari STU Creative. Para narasumber memberikan masukan terkait penyusunan perangkat ajar, pengembangan media pembelajaran, hingga strategi implementasi micro credential dalam pengembangan profesional guru.
Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan materi konseptual, tetapi juga terlibat langsung dalam proses penyusunan standar layanan perangkat ajar dan pengembangan media pembelajaran. Workshop berlangsung secara kolaboratif melalui diskusi, refleksi, dan kerja kelompok untuk menghasilkan produk pembelajaran yang aplikatif dan sesuai kebutuhan pengguna.
Salah satu narasumber, Brian Gutama, menyampaikan bahwa pendekatan micro credential menjadi salah satu alternatif pengembangan kompetensi yang lebih efektif karena dirancang secara modular dan berfokus pada keterampilan spesifik yang dapat langsung diterapkan dalam praktik kerja. Menurutnya, model pembelajaran seperti ini memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi guru untuk terus berkembang di tengah dinamika pendidikan yang terus berubah.
“Micro credential bukan hanya sekadar pelatihan singkat, tetapi menjadi strategi pembelajaran yang memungkinkan guru mengembangkan kompetensi secara lebih terarah, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di lapangan,” ujarnya.
Melalui workshop ini, BBGTK Jabar berharap tersusunnya standar layanan, pedoman pelaksanaan, perangkat ajar, dan media micro credential yang dapat mendukung transformasi pembelajaran serta pengembangan profesional guru dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat peran guru sebagai agen perubahan dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik. *FA
Berita📅 14 May 2026⏱ 2 menit baca👁 60 views✍️ Humsipro BBGTK Jabar
Workshop Micro Credential Dorong Pengembangan Perangkat Ajar yang Adaptif dan Inovatif
Upaya pengembangan model peningkatan kompetensi guru yang lebih fleksibel, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini