Bandung (20/04) – Sebanyak 17 siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sahabat Anak Terang mengikuti kegiatan praktikum Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Laboratorium Kimia BBGTK Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk fasilitasi pembelajaran berbasis praktik untuk memperkuat pemahaman konsep sains.
Praktikum difasilitasi oleh Widyaiswara BBGTK Jabar, Retzy Noer Azizah, S.Si., M.Pd., yang membimbing peserta dalam melakukan berbagai percobaan secara langsung. Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam praktik laboratorium.
Materi praktikum berfokus pada pemisahan campuran, yang menjadi salah satu konsep dasar dalam pembelajaran kimia. Dalam pelaksanaannya, siswa mempelajari lima metode, yaitu destilasi sederhana, kromatografi kertas, sentrifugasi, pemurnian garam, serta karamelisasi gula.
Dalam kesempatan tersebut, Retzy Noer Azizah menekankan pentingnya pembelajaran berbasis praktik bagi siswa. “Melalui kegiatan praktikum seperti ini, siswa dapat lebih memahami konsep pemisahan campuran secara langsung, tidak hanya dari teori, tetapi juga melalui pengalaman nyata di laboratorium,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan percobaan. Mereka aktif mencoba, mengamati, dan berdiskusi terkait hasil yang diperoleh, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa PKBM Sahabat Anak Terang dapat meningkatkan pemahaman terhadap konsep sains serta menumbuhkan minat belajar melalui pengalaman langsung di laboratorium. Kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan BBGTK Jawa Barat dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif bagi seluruh peserta didik. *FA
