Bandung - BBGTK Provinsi Jawa Barat kembali menyelenggarakan kegiatan Pojok Belajar Teknologi Pembelajaran melalui Seri EduMediaTek Edisi Kedua yang berlangsung di Auditorium Rempug Jukung BBGTK Provinsi Jawa Barat pada Kamis (25/06). Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Karakter Digital Melindungi Peserta Didik dan Reputasi Sekolah di Era Media Sosial” dan diikuti oleh guru dari berbagai jenjang pendidikan.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Ketua Tim Kemitraan BBGTK Provinsi Jawa Barat, Aggraeni Kusumadewi, S.Si., M.T. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perkembangan media sosial dan teknologi digital menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan sehingga guru perlu memiliki pemahaman yang kuat terkait literasi digital dan perlindungan peserta didik di ruang digital.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai wawasan mengenai pemanfaatan media sosial secara bijak, penguatan karakter digital peserta didik, serta strategi membangun lingkungan belajar yang aman dan positif di era digital. Seminar ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antara narasumber dan peserta.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, yakni PTP BBGTK Jabar Aline Puspasari, S.E., M.Ed., Irma Numiasari, S.T., M.Pd., serta Ketua Tim Hukum dan Kerja Sama Komdigi, Nanci Laura Sitinjak. Para narasumber membahas berbagai isu terkait teknologi pembelajaran, literasi digital, serta pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendampingi peserta didik di ruang digital.
Dalam paparannya, Nanci Laura Sitinjak yang mewakili Komdigi turut memperkenalkan PP TUNAS beserta tugas dan fungsinya dalam mendukung penguatan karakter digital dan perlindungan anak di ruang digital. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Seri EduMediaTek yang dinilai relevan dengan kebutuhan guru saat ini. “Kami dari Komdigi sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan ruang diskusi yang baik terkait literasi dan keamanan digital bagi guru. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selain mendapatkan materi dari narasumber, peserta juga aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mendampingi peserta didik menggunakan media sosial dan teknologi digital. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan selama kegiatan berlangsung.
Salah satu peserta, Noor Ganjar Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru dalam memahami pentingnya literasi digital di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini sangat membekali guru dalam hal literasi digital dan pengawasan terhadap murid di ruang digital. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini sehingga dapat menjadi bekal bagi guru dalam mendampingi peserta didik,” ungkapnya.
Melalui Seri EduMediaTek Edisi Kedua ini, BBGTK Provinsi Jawa Barat berharap para guru semakin siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan media sosial, sekaligus mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman, positif, dan mendukung penguatan karakter peserta didik di era digital. *FA
