Bandung (25/05) - BBGTK Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Seminar Praktik Baik Gempita Jabar 2026 sebagai wadah apresiasi sekaligus diseminasi inovasi dan praktik baik guru serta tenaga kependidikan (GTK) di Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung di Kampus Diponegoro BBGTK Jabar, Kota Bandung ini menjadi bagian dari rangkaian Gempita Jabar 2026 dalam memperingati momentum Hari Pendidikan Nasional.

Seminar ini menghadirkan para GTK terpilih dan terbaik dari berbagai kategori untuk berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Kegiatan tersebut bertujuan menghimpun praktik baik GTK sebagai sumber inspirasi dan pembelajaran bersama, sekaligus meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan melalui penguatan wawasan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.

Seminar Praktik Baik Gempita Jabar 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Umum BBGTK Provinsi Jawa Barat, Rohimat, S.T., M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang strategis untuk memperluas dampak praktik baik yang telah dilakukan GTK di berbagai daerah. “Melalui Seminar Praktik Baik Gempita Jabar 2026, kami berharap inovasi dan pengalaman inspiratif para guru dan tenaga kependidikan dapat menjadi sumber pembelajaran bersama serta memotivasi lahirnya praktik-praktik baik lainnya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Jawa Barat,” ujarnya.

Sebanyak 169 peserta mengikuti kegiatan ini yang terdiri atas unsur internal BBGTK Jabar, guru dan tenaga kependidikan, serta perwakilan dinas pendidikan. Seminar dilaksanakan secara luring dengan menghadirkan 20 pembicara terbaik dari berbagai jenjang dan daerah di Jawa Barat. Selama kegiatan berlangsung, para pembicara mempresentasikan praktik baik mereka di tiga ruang kelas berbeda dengan pembagian dua sesi setiap harinya.

Berbagai praktik baik yang dipaparkan dalam seminar mencerminkan kreativitas dan dedikasi GTK dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna, inklusif, dan berdampak bagi peserta didik. BBGTK Jabar berharap kegiatan ini mampu memperkuat budaya refleksi, inovasi, dan kolaborasi di lingkungan pendidikan, sekaligus menjadi sarana penguatan jejaring pengembangan mutu pendidikan di Jawa Barat.

Pengawas KCD Wilayah IV, Dr. Teti Rahmawati, S.Pd., M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada BBGTK Provinsi Jawa Barat atas terselenggaranya Gempita Jabar 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang positif bagi GTK untuk saling belajar dan menunjukkan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan. “Kami mengapresiasi BBGTK Provinsi Jawa Barat yang telah menghadirkan forum inspiratif seperti Gempita Jabar 2026. Kegiatan ini menjadi wadah yang sangat baik untuk memperkuat semangat berbagi praktik baik dan meningkatkan kualitas pendidikan secara bersama-sama,” ungkapnya.

Melalui Seminar Praktik Baik Gempita Jabar 2026, BBGTK Provinsi Jawa Barat terus mendorong penguatan kompetensi dan profesionalisme guru serta tenaga kependidikan melalui kolaborasi dan diseminasi praktik baik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam mewujudkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas di Jawa Barat. *FA