Bandung — Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat (BBGTK Jabar) kembali menyelenggarakan Pojok Teknologi Pembelajaran Model Flipped Classroom Garasi (Gerai Literasi Digital) Batch 2 pada Senin (22/06) di Bale Sawala BBGTK Jabar Kampus Diponegoro. Kegiatan ini diikuti oleh 40 guru dan tenaga kependidikan dari berbagai jenjang pendidikan di Jawa Barat sebagai bagian dari penguatan kompetensi pembelajaran berbasis teknologi.
Mengusung tema “Unplugged AI: Logika Masa Depan dengan Cara Sederhana dalam Pembelajaran”, kegiatan ini memperkenalkan konsep kecerdasan artifisial melalui pendekatan sederhana tanpa ketergantungan penuh pada perangkat digital. Peserta diajak memahami dasar-dasar logika AI melalui aktivitas interaktif yang dapat diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di kelas.
Kegiatan berlangsung melalui kombinasi pembelajaran daring dan tatap muka dengan pendekatan flipped classroom. Pada sesi luring, peserta mengikuti praktik dan diskusi pembelajaran bersama fasilitator Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) BBGTK Jabar, Dr. Yudi Yanuar, M.T., dan Adhi Arsandi, S.I.Kom., M.T.
Dalam pemaparannya, Dr. Yudi Yanuar menyampaikan bahwa konsep unplugged AI menjadi salah satu alternatif pembelajaran yang dapat membantu guru memahami logika kecerdasan artifisial secara lebih sederhana dan menyenangkan. Menurutnya, guru tidak harus selalu menggunakan teknologi canggih untuk mengenalkan konsep AI kepada peserta didik.
“Melalui pendekatan unplugged AI, guru dapat mengenalkan logika berpikir komputasional dan konsep kecerdasan artifisial dengan aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Yang terpenting bukan perangkatnya, tetapi bagaimana membangun cara berpikir kritis dan pemecahan masalah pada peserta didik,” ujarnya.
Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari diskusi, simulasi, hingga praktik pembelajaran kolaboratif. Salah satu peserta, Rina Mulyani, guru SMP asal Kabupaten Bandung, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai cara mengintegrasikan konsep AI ke dalam pembelajaran secara lebih mudah dan aplikatif.
“Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami sebagai guru. Ternyata konsep AI bisa dikenalkan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan tanpa harus menggunakan perangkat yang rumit. Materinya sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pojok Teknologi Pembelajaran ini, BBGTK Jabar berharap guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan. Selain meningkatkan kompetensi teknologi pembelajaran, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di masa depan. *FA
Berita📅 22 June 2026⏱ 2 menit baca👁 287 views✍️ Humsipro BBGTK Jabar
Pojok Teknologi Pembelajaran Batch 2 Kenalkan Konsep Unplugged AI bagi Guru di Jawa Barat
Peserta diajak memahami dasar-dasar logika AI melalui aktivitas interaktif yang dapat diterapkan langsung dalam proses pembelajaran di kelas.
