Bandung (16/04) – Kegiatan Pojok Belajar (Tekjar) yang diselenggarakan di Kampus Diponegoro BBGTK Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi melalui pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID). Kegiatan ini diikuti oleh guru SDN Cipanengah Warudoyong Kota Sukabumi sebagai peserta utama.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/04) ini dipimpin oleh Rinrin Hasriyani, S.Sos., M.Si., dan Resti Yuniarti, S.Pd., M.Pd. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan dan pemanfaatan PID sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat mendukung proses belajar mengajar di sekolah dasar.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa penggunaan teknologi seperti PID dapat meningkatkan kualitas pembelajaran melalui interaksi yang lebih aktif. “Papan Interaktif Digital memungkinkan siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga berinteraksi langsung melalui berbagai aktivitas seperti klik, geser, dan memilih, sehingga pembelajaran menjadi lebih hidup dan bermakna,” jelas narasumber.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan platform Rumah Pendidikan sebagai sumber belajar digital yang menyediakan berbagai materi dan referensi pembelajaran. Materi turut mencakup jenis bahan ajar, yakni by design dan by utilization, serta karakteristik bahan ajar interaktif yang adaptif terhadap kebutuhan siswa.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi praktik langsung penggunaan PID melalui simulasi pembelajaran di kelas. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari keaktifan dalam mencoba fitur-fitur yang mendukung game-based learning dan gamification, yang dinilai mampu meningkatkan perhatian serta partisipasi siswa di kelas.
Melalui kegiatan ini, disimpulkan bahwa digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan PID dan platform Rumah Pendidikan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun demikian, keberhasilan implementasinya memerlukan dukungan peningkatan kompetensi guru, ketersediaan sarana prasarana, serta pendampingan berkelanjutan agar dapat berjalan optimal sesuai kebutuhan peserta didik. *FA
