Bandung – Sebanyak tujuh dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon mengikuti layanan Pojok Belajar yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat pada Rabu (08/07). Bertempat di Bale Mayapada BBGTK Jabar, kegiatan ini menghadirkan Widyaiswara BBGTK Jabar, Musyarofah, S.Psi., M.Si., sebagai fasilitator dengan materi mengenai Rapor Pendidikan.

Melalui layanan Pojok Belajar, peserta memperoleh penguatan terkait pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai instrumen berbasis data untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran. Materi yang disampaikan mencakup cara membaca, menganalisis, serta memanfaatkan data sebagai dasar dalam menyusun strategi peningkatan kualitas pendidikan di satuan pendidikan.

Perwakilan Program Studi PGSD IPB Cirebon menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya program studi dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi praktik di lapangan. Menurutnya, pemahaman mengenai Rapor Pendidikan menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun ketika nantinya terjun sebagai guru profesional.

"Kunjungan ini menjadi salah satu ikhtiar Program Studi PGSD Institut Prima Bangsa Cirebon untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia pendidikan. Kami berharap wawasan yang diperoleh dari kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa saat melaksanakan PKL maupun ketika mereka telah menjadi guru di sekolah."

Dalam sesi pemaparan materi, Musyarofah menjelaskan bahwa pemahaman terhadap Rapor Pendidikan sebaiknya mulai diperkenalkan sejak mahasiswa masih berada di bangku perkuliahan. Dengan demikian, calon guru akan terbiasa membaca data, mengidentifikasi berbagai fenomena yang terjadi di satuan pendidikan, serta menjadikan data sebagai dasar dalam menentukan langkah perbaikan pembelajaran.

"Rapor Pendidikan perlu diperkenalkan sejak calon guru masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Ketika mereka terbiasa membaca data dan memahami kondisi di sekolah, mereka akan lebih siap menentukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung pencapaian hasil belajar peserta didik."

Selain kegiatan Pojok Belajar, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Implementation of Agreement (IA) antara Program Studi PGSD IPB Cirebon dengan BBGTK Provinsi Jawa Barat. Penandatanganan IA ini menjadi komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan berbagai program kerja sama yang telah dirancang antara kedua belah pihak, khususnya dalam bidang pengembangan kompetensi dan peningkatan kualitas pendidikan.

Melalui kegiatan ini, BBGTK Provinsi Jawa Barat terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif. Diharapkan, kolaborasi yang terjalin melalui layanan Pojok Belajar maupun implementasi kerja sama dapat mendukung lahirnya calon-calon guru yang adaptif, mampu memanfaatkan data dalam pengambilan keputusan, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan. *FA