Bandung (23/04) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris Sub Rayon 1 Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan Pojok Belajar yang diselenggarakan di Ruang Kelas Calakan 2, Kantor Cipto BBGTK Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan strategi dan media pembelajaran interaktif di tingkat SMP.
Kegiatan yang dipimpin oleh Lili Indarti, S.S., M.Hum., ini membahas pentingnya penggunaan media pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman konsep, perancangan, hingga penerapan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa SMP.
Dalam pembahasan, terungkap bahwa masih terdapat beberapa tantangan yang dihadapi guru, seperti keterbatasan pemahaman terhadap penggunaan media interaktif, kurangnya variasi metode pembelajaran, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital. Selain itu, penyampaian materi kebahasaan seperti past tense verbs masih cenderung dilakukan secara konvensional sehingga kurang menarik minat siswa.
Fasilitator menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran Bahasa Inggris melalui pendekatan yang lebih menarik dan komunikatif. “Penggunaan media pembelajaran interaktif, termasuk aktivitas berbasis permainan, dapat membantu meningkatkan partisipasi siswa sekaligus mempermudah pemahaman materi kebahasaan secara kontekstual,” jelasnya.
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan, terutama pada contoh aktivitas seperti Find out more about your friends dan permainan Bingo untuk pembelajaran past tense. Aktivitas tersebut dinilai efektif dalam melatih keterampilan berbicara, meningkatkan interaksi, serta membuat suasana belajar menjadi lebih hidup.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat mengembangkan dan mengadaptasi berbagai strategi pembelajaran interaktif di kelas masing-masing. Pojok Belajar ini menjadi salah satu upaya BBGTK Jawa Barat dalam mendorong pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih inovatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital. *FA
