Bandung – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat  (BBGTK Jabar) kembali menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Fasilitator Kelompok Kerja Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding-Kecerdasan Artifisial (PM dan KKA) Gelombang 2 secara luring di Kota Bandung pada Minggu (05/07) s.d Rabu (08/07). Kegiatan ini menjadi langkah lanjutan dalam menyiapkan fasilitator yang mampu mendampingi implementasi PM dan KKA di berbagai satuan pendidikan melalui penguatan komunitas belajar.

Pelatihan diikuti oleh 182 peserta yang terdiri atas 107 guru, 50 kepala sekolah, dan 25 pengawas dari seluruh jenjang pendidikan formal maupun nonformal di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tujuh hari melalui kombinasi pembelajaran daring mandiri dan tatap muka. Sesi tatap muka bagi guru diselenggarakan di Sany Rosa Hotel, sedangkan pelatihan bagi kepala sekolah dan pengawas dilaksanakan di Kampus Diponegoro BBGTK Jabar.

Selama pelatihan, peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dan kebijakan PM serta KKA, sekaligus meningkatkan kompetensi sebagai fasilitator kelompok kerja. Materi yang diberikan disesuaikan dengan peran masing-masing peserta, mencakup penguatan substansi pembelajaran, strategi fasilitasi orang dewasa, pendampingan komunitas belajar, hingga praktik microteaching untuk mengasah keterampilan memfasilitasi pelatihan secara efektif.

Proses pembelajaran menerapkan strategi flipped classroom, yaitu peserta mempelajari materi secara mandiri melalui Learning Management System (LMS) sebelum mengikuti sesi tatap muka. Pertemuan langsung dimanfaatkan untuk memperdalam materi melalui diskusi, refleksi, simulasi, presentasi, peer teaching, serta penyusunan rencana tindak lanjut yang akan diterapkan dalam pelaksanaan pelatihan di daerah masing-masing.

Selain memperoleh materi umum mengenai kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, peserta juga mengikuti pembelajaran yang berfokus pada pengelolaan kelompok kerja, implementasi pembelajaran mendalam, kepemimpinan pembelajaran bagi kepala sekolah, pembinaan dan pemantauan bagi pengawas, serta teknik fasilitasi dan pendampingan. Seluruh materi dirancang untuk memperkuat kapasitas peserta sesuai tugas dan tanggung jawabnya dalam mendukung transformasi pembelajaran.

Melalui penyelenggaraan ToT Gelombang 2 ini, BBGTK Jabar berharap semakin banyak fasilitator kelompok kerja yang profesional, kompeten, dan memiliki standar fasilitasi yang selaras. Kehadiran para fasilitator tersebut diharapkan mampu memperkuat implementasi PM dan KKA, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan melalui kolaborasi komunitas belajar di seluruh Jawa Barat.*FA