Bandung – BBGTK Jabar kembali memfasilitasi kegiatan Pojok Belajar bagi Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kota Bandung di Aula Rucita BBGTK Jabar, Kamis (16/07). Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus penguatan kapasitas bagi para pendidik dan pengelola PKBM dalam memahami implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) sebagai pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari unsur Widyaiswara BBGTK Jabar, Dr. Cep Unang Wardaya, S.Ag., M.SI., yang didampingi oleh Juminarsih, S.Sos., M.I.Kom. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai aspek penting dalam penerapan Pembelajaran Mendalam, termasuk karakteristik sekolah model yang mampu mengimplementasikan pendekatan tersebut secara optimal.
Salah satu materi yang dibahas adalah kriteria keberhasilan sekolah model implementasi Pembelajaran Mendalam. Kriteria tersebut mencakup tiga aspek utama, yaitu keunggulan belajar murid yang meliputi budaya belajar dan capaian belajar, keunggulan kepemimpinan kepala sekolah yang mencakup kepemimpinan dalam Pembelajaran Mendalam, pengelolaan sumber daya, kemitraan dan ekosistem pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, dibahas pula keunggulan mengajar pendidik melalui pembelajaran yang efektif, asesmen yang otentik dan berkeadilan, serta pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Dalam paparannya, Dr. Cep Unang Wardaya menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Pembelajaran Mendalam tidak hanya bergantung pada metode pembelajaran di kelas, tetapi juga pada sinergi seluruh unsur di satuan pendidikan. "Sekolah model implementasi Pembelajaran Mendalam harus mampu menghadirkan keunggulan pada proses belajar murid, kepemimpinan kepala sekolah, dan praktik mengajar pendidik. Ketiga aspek tersebut saling menguatkan untuk menciptakan pembelajaran yang benar-benar berdampak," ujarnya.
Melalui diskusi interaktif, peserta juga diajak memahami bagaimana setiap satuan pendidikan, termasuk PKBM, dapat mengadaptasi prinsip-prinsip Pembelajaran Mendalam sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, implementasi PM tidak hanya menjadi sebuah konsep, tetapi dapat diwujudkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari yang lebih kontekstual dan bermakna.
Melalui layanan Pojok Belajar ini, BBGTK Jabar terus berkomitmen mendukung peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui berbagai kegiatan pengembangan profesional. Diharapkan, penguatan pemahaman mengenai Pembelajaran Mendalam dapat mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan hasil belajar peserta didik. *FA
Berita📅 16 July 2026⏱ 2 menit baca👁 60 views✍️ Humsipro BBGTK Jabar
Perkuat Implementasi Pembelajaran Mendalam, BBGTK Jabar Fasilitasi Pojok Belajar FK PKBM Kota Bandung
Kegiatan menghadirkan narasumber dari unsur Widyaiswara BBGTK Jabar, Dr. Cep Unang Wardaya, S.Ag., M.SI., yang didampingi oleh Juminarsih, S.Sos., M.I.Kom.

Galeri Foto3 foto