Bandung - Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat (BBGTK Jabar) menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kapasitas Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru Sekolah Model dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Koding-Kecerdasan Artifisial (KKA) secara luring selama empat hari, mulai 29 Juni hingga 2 Juli 2026. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Pelaksanaan pelatihan diikuti oleh para pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru sekolah model dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Sebanyak 307 peserta yang terdiri atas 110 guru sekolah model, 110 kepala sekolah model, dan 87 pengawas sekolah model mengikuti pelatihan luring di tiga lokasi berbeda, yakni Kampus Diponegoro BBGTK Jawa Barat, V Hotel Setrasari, dan Serela Hotel Bandung.

Dalam pelaksanaannya, BBGTK Jabar melibatkan 24 fasilitator yang berasal dari unsur widyaiswara BBGTK Jawa Barat dan pengawas dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan penguatan materi terkait implementasi Pembelajaran Mendalam dan KKA, strategi pengelolaan sekolah model, hingga pengembangan kelompok kerja di satuan pendidikan masing-masing.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui berbagai metode pembelajaran yang menekankan kolaborasi, refleksi, serta praktik penyusunan rencana tindak lanjut. Para peserta juga mengikuti sesi berbagi praktik baik dan penguatan strategi implementasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan sekolah model. Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai penguatan visi dan misi sekolah model, supervisi akademik, serta penerapan Teacher Experimental Training (TET) dalam mendukung transformasi pembelajaran.

Pada salah satu kesempatan, Kepala BBGTK Jabar, Dr. Sugito Adiwarsito, S.Pd., M.Pd.Or., hadir secara langsung untuk memberikan motivasi dan arahan kepada para peserta, khususnya pengawas sekolah. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan BBGTK Jawa Barat dalam memastikan pelaksanaan program sekolah model berjalan secara efektif dan berkelanjutan di daerah.

“Kita semua memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan relevan bagi peserta didik. Pengawas sekolah memiliki peran strategis untuk memastikan transformasi pembelajaran di sekolah model dapat berjalan secara konsisten dan berdampak nyata,” ujar Dr. Sugito Adiwarsito saat memberikan arahan kepada peserta pelatihan.

Melalui pelatihan ini, BBGTK Jabar berharap para pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru sekolah model mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan, pengelolaan pembelajaran, serta kolaborasi di lingkungan sekolah masing-masing. Pelatihan ini juga diharapkan dapat mendorong lahirnya praktik-praktik baik yang dapat direplikasi secara lebih luas sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di Jawa Barat. *FA