Bandung — Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat (BBGTK Jabar) melaksanakan Pelatihan Matematika GEMBIRA tahap In Service Learning-1 (IN-1) secara luring pada 11–14 Mei 2026 di BBGTK Jabar, Kota Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 90 guru jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) Fase A dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat.

Pelatihan Matematika GEMBIRA menjadi bagian dari upaya penguatan numerasi melalui pembelajaran matematika yang menyenangkan dan bermakna. Program ini mengusung pendekatan GEMBIRA, yaitu Gali dan Eksplorasi konteks, Muat konten, Buat aktivitas, Ikuti pemikiran murid, Rayakan dan Akhiri pembelajaran. Melalui pendekatan tersebut, guru didorong untuk menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari murid.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui kombinasi pembelajaran mandiri pada Learning Management System (LMS) dan tatap muka bersama fasilitator. Pada tahap IN-1 secara luring ini, peserta mendapatkan penguatan materi terkait kebijakan Gerakan Numerasi Nasional, pembelajaran matematika GEMBIRA, pola pikir bertumbuh, penguatan konten matematika, hingga simulasi fasilitasi aktivitas pembelajaran melalui peer teaching.

Berdasarkan laporan kegiatan ketua panitia, pelaksanaan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan kemampuan numerasi murid sejak usia dini. Kemampuan numerasi dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun keterampilan berpikir logis, analitis, dan kritis peserta didik. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa para peserta didik mengalami kesulitan dalam hal numerasi.

“Masih banyak murid yang mengalami kesulitan dan kecemasan dalam hal numerasi, terutama pembelajaran matematika. Sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih menggembirakan dan berpihak pada kebutuhan belajar murid. Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat lebih siap membawa pemelajaran numerasi yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik”, ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Kepala BBGTK Jabar, Dr. Sugito Adiwarsito, S.Pd., M.Pd.Or., saat membuka kegiatan. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menciptakan pengalaman belajar matematika yang positif bagi murid. Lebih lanjut beliau menyebut pembelajaran matematika perlu dibangun melalui suasana belajar yang menyenangkan agar murid lebih percaya diri dalam memahami konsep-konsep numerasi.

“Melalui Pelatihan Matematika GEMBIRA ini, guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, menyenangkan, dan bermakna bagi murid. Matematika tidak lagi dipandang sebagai pelajaran yang menakutkan, tetapi menjadi sarana untuk melatih pola pikir kritis dan kemampuan memecahkan masalah,” ujarnya.

Setelah menyelesaikan tahap In Service Learning-1, peserta akan melanjutkan kegiatan On the Job Training (OJT) dengan mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah masing-masing. Program ini nantinya juga dilanjutkan dengan tahap In Service Learning-2 sebagai ruang refleksi, berbagi praktik baik, serta penyusunan rencana tindak lanjut diseminasi kepada rekan sejawat di lingkungan sekolah maupun kelompok kerja guru. *FA