Depok – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah resmi dibuka melalui upacara di SMPN 13 Kota Depok pada Senin (13/07). Sebanyak 409 peserta didik baru mengikuti rangkaian kegiatan hari pertama yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Pada kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat, Dr. Sugito Adiwarsito, M.Pd.Or., bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).

Dalam amanat Mendikdasmen yang disampaikan oleh Kepala BBGTK Jabar, ditekankan bahwa pelaksanaan MPLS harus menjadi langkah awal dalam membangun karakter, semangat belajar, serta rasa aman bagi setiap peserta didik. Sekolah diharapkan menjadi ruang yang mampu menerima seluruh anak tanpa diskriminasi sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sejak hari pertama memasuki lingkungan pendidikan.

Membacakan amanat Mendikdasmen, Dr. Sugito Adiwarsito menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan seluruh peserta didik memperoleh pengalaman pertama yang positif di sekolah. Menurutnya, kehadiran sekolah yang ramah menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

"Kami dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ingin memastikan bahwa sejak hari pertama sekolah, setiap anak merasa diterima, dihargai, dan dilindungi. Tidak ada anak yang merasa sendirian. Tidak ada anak yang merasa takut datang ke sekolah," ujar Dr. Sugito saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pelaksanaan MPLS di SMPN 13 Kota Depok berlangsung tertib dengan menghadirkan berbagai aktivitas yang mendorong peserta didik mengenal lingkungan sekolah secara bertahap. Berbeda dengan pendekatan yang menimbulkan tekanan, kegiatan dikemas secara interaktif sehingga siswa dapat beradaptasi dengan suasana baru melalui aktivitas yang menyenangkan. Pada hari pertama, orang tua juga diberikan kesempatan untuk mendampingi putra-putrinya selama mengikuti kegiatan.

Salah seorang orang tua siswa baru, Ferra Mahendrayana, mengapresiasi pelaksanaan MPLS yang menurutnya mampu menciptakan suasana nyaman bagi anak-anak. Ia menilai kegiatan yang dipadukan dengan permainan membuat siswa lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

"Pelaksanaan MPLS berlangsung sangat menyenangkan. Anak-anak diajak mengenal lingkungan sekolah sambil bermain, sehingga tidak ada rasa tegang ketika memasuki lingkungan yang baru. Kehadiran orang tua pada hari pertama juga membuat anak merasa lebih percaya diri," ungkap Ferra Mahendrayana.

Kepala SMPN 13 Kota Depok, Eva Juariyah, menjelaskan bahwa rangkaian MPLS tahun ini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan pembekalan yang mendukung kesehatan, keselamatan, dan pengembangan karakter peserta didik. Untuk itu, sekolah menggandeng berbagai pihak agar materi yang diberikan lebih komprehensif dan bermanfaat bagi siswa.

Melalui kerja sama dengan puskesmas, peserta didik akan mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus kegiatan mengenal potensi diri. Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok serta Satuan Lalu Lintas Polres Depok turut berpartisipasi dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya mewujudkan sekolah sehat, aman, tertib, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi bekal awal bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan sekolah yang sehat, berkarakter, dan penuh semangat belajar. *FA