Bandung (23/04) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Kabupaten Karawang mengikuti layanan Pojok Belajar yang diselenggarakan di BBGTK Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memahami dan mempraktikkan pembelajaran biologi berbasis laboratorium.
Kegiatan difasilitasi oleh Widyaiswara BBGTK Jabar, Eka Danti Agustiani dan Chaerun Anwar. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi di Aula Rucita yang membahas konsep jaringan tumbuhan sebagai dasar dalam memahami teknik kultur jaringan.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi praktik di laboratorium biologi dengan materi bertajuk simulasi inokulasi dalam kultur jaringan tumbuhan. Pada sesi ini, peserta mempelajari konsep dasar kerja aseptik, mengidentifikasi faktor-faktor penting dalam kultur jaringan, serta melatih ketelitian dan keterampilan kerja di laboratorium.
Dalam praktik tersebut, peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam menjaga kondisi steril pada alat, bahan, dan lingkungan kerja. Hal ini menjadi aspek penting dalam proses kultur jaringan agar dapat berlangsung optimal tanpa gangguan mikroorganisme.
Eka Danti selaku fasilitator menekankan pentingnya keterampilan praktik dalam pembelajaran biologi. “Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di laboratorium, sehingga dapat ditransfer kepada siswa dengan lebih efektif,” jelasnya.
Melalui kegiatan Pojok Belajar ini, diharapkan guru MGMP Biologi Kabupaten Karawang dapat mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan aplikatif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya BBGTK Jawa Barat dalam mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sains di sekolah.
