Bandung, 29 Juli 2026 – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat (BBGTK Jabar) memfasilitasi kegiatan Praktikum IPA bagi MGMP Fisika Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Karawang sebagai upaya mendukung penguatan pembelajaran Fisika berbasis STEM di satuan pendidikan. Kegiatan yang dipandu oleh Widyaiswara BBGTK Jabar, Sony Sukendar, S.Pd., M.Si., M.T., ini menghadirkan pembelajaran berbasis physical computing yang mengintegrasikan konsep Fisika dengan pemanfaatan mikrokontroler dan sensor digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan interaktif.
Selama kegiatan, peserta mengikuti dua sesi praktikum utama. Pada praktik pertama, peserta merancang dan memprogram termometer serta higrometer digital menggunakan sensor DHT11 dan Arduino Uno untuk mengukur suhu dan kelembapan secara real-time. Praktikum ini juga mengaitkan konsep Fisika seperti pengukuran, ketidakpastian, kalibrasi alat ukur, serta perpindahan kalor dengan penerapan teknologi digital dalam pembelajaran.
Praktikum berikutnya berfokus pada pengendalian sudut motor servo menggunakan Arduino. Melalui kegiatan ini, peserta mempelajari cara mengendalikan aktuator berbasis pemrograman sekaligus memahami konsep gerak rotasi, torsi, kecepatan sudut, percepatan sudut, serta modulasi lebar pulsa (PWM) sebagai representasi sinyal. Peserta juga melakukan simulasi, implementasi perangkat keras, hingga pengujian hasil rangkaian secara langsung.
Widyaiswara BBGTK Jabar, Sony Sukendar, menyampaikan bahwa pemanfaatan physical computing menjadi salah satu pendekatan yang mampu menjembatani konsep-konsep Fisika dengan pengalaman belajar yang lebih nyata. "Melalui pemanfaatan sensor dan mikrokontroler, guru dapat menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya menjelaskan konsep, tetapi juga memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengamati, mengukur, menganalisis, dan memecahkan masalah secara langsung melalui kegiatan praktikum berbasis STEM," ujarnya.
Selain sesi praktikum, peserta juga menyusun rencana tindak lanjut melalui integrasi STEM pada berbagai materi Fisika SMA, seperti gerak, Hukum Ohm, kalor, Hukum Newton II, hingga gelombang bunyi. Setiap peserta didorong untuk merancang aktivitas praktikum sederhana yang dapat diimplementasikan di sekolah dan dipresentasikan kembali dalam forum MGMP sebagai bagian dari pengembangan pembelajaran secara kolaboratif.
Melalui kegiatan ini, BBGTK Jabar terus berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas GTK dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, relevan dengan perkembangan teknologi, dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik. Diharapkan, praktik-praktik yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan di kelas sehingga pembelajaran Fisika menjadi lebih menarik, bermakna, dan selaras dengan pendekatan STEM. ***(Penulis: Finan Azka)
Berita📅 29 July 2026⏱ 2 menit baca👁 124 views✍️ Humsipro BBGTK Jabar
BBGTK Jabar Dorong Guru Hadirkan Pembelajaran Fisika yang Lebih Interaktif dengan Physical Computing
Selama kegiatan, peserta mengikuti dua sesi praktikum utama. Yakni, Termometer & Higrometer Digital (Sensor DHT11), serta Kendali Sudut Motor Servo.

Galeri Foto6 foto