Bandung (15/04) – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Workshop Analisis Kebutuhan Model dan Media Micro Credential 2026 dan Tindak Lanjut Implementasi Micro Credential 2025 pada 14 hingga 15 April 2026 di Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam perencanaan Program Guru Calakan Micro Credential yang berfokus pada penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.
Workshop ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi guru di lapangan, mulai dari beban administrasi, keterbatasan waktu untuk pengembangan diri, hingga tuntutan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Dalam konteks tersebut, micro credential hadir sebagai solusi pelatihan yang fleksibel, modular, dan berorientasi pada penguasaan kompetensi spesifik yang aplikatif.
Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri atas Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP), pranata komputer, serta pelaksana dari berbagai unit kerja di lingkungan BBGTK Jawa Barat. Selama dua hari pelaksanaan, peserta terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan yang mencakup pemaparan materi, evaluasi program tahun sebelumnya, hingga penyusunan instrumen analisis kebutuhan.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Ali Nugraha dari PP APPAUDI menekankan pentingnya perencanaan program pelatihan yang berbasis kebutuhan nyata di lapangan. “Micro credential merupakan pendekatan pelatihan yang memungkinkan guru belajar secara fleksibel, sesuai kebutuhan dan konteks masing-masing, sehingga berdampak langsung pada praktik pembelajaran,” demikian disampaikan dalam panduan kegiatan.
Workshop ini juga menjadi ruang refleksi terhadap implementasi program micro credential tahun 2025. Peserta melakukan evaluasi menyeluruh sebagai dasar dalam merumuskan pengembangan model dan media pembelajaran yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tersusun instrumen analisis kebutuhan, rekomendasi pengembangan program, serta rencana tindak lanjut implementasi micro credential yang efektif dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BBGTK Jawa Barat dalam menghadirkan program pengembangan kompetensi yang tepat sasaran dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. *FA
