Bandung, 29 Juli 2026 – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan provinsi Jawa Barat (BBGTK Jabar) kembali menyelenggarakan Pojok Teknologi Pembelajaran Model Flipped Classroom GARASI (Gerai Literasi Digital) Batch 3 dengan mengusung tema "Menuju Smart School: Integrasi Ekosistem Kelas & Tata Kelola Pembelajaran Digital Melalui LMS Moodle." Pertemuan luring kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (29/07) di Ruang Bale Perceka, Kampus BBGTK Jawa Barat, sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran yang memadukan aktivitas daring mandiri, praktik, dan diskusi bersama fasilitator.

Pada sesi luring, peserta memperoleh pendalaman materi mengenai pengelolaan pembelajaran digital menggunakan LMS Moodle, sekaligus praktik implementasi berbagai fitur pendukung pembelajaran. Peserta juga mempelajari inovasi media pembelajaran dengan model ASSURE sebagai pendekatan sistematis dalam merancang pengalaman belajar yang efektif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Para peserta difasilitatori oleh Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) BBGTK Jabar, Lia Zalilia dan Trina Kartika.

Fasilitator, Lia Zalilia, menyampaikan bahwa transformasi digital di lingkungan sekolah tidak hanya bergantung pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang bermakna. "LMS Moodle merupakan salah satu sarana yang dapat mendukung proses pembelajaran secara terintegrasi. Namun yang paling penting adalah bagaimana guru mampu mendesain pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga teknologi benar-benar memberikan nilai tambah dalam pembelajaran," ujarnya.

Sebelum mengikuti pertemuan luring, peserta telah menyelesaikan aktivitas daring mandiri pada 27–28 Juli 2026 sebagai bekal awal untuk memahami materi. Setelah sesi tatap muka, peserta akan melanjutkan pembelajaran melalui pertemuan daring pada 30–31 Juli 2026 untuk memperdalam praktik, berdiskusi, serta merefleksikan hasil implementasi yang telah dilakukan.

Melalui pendekatan flipped classroom, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung penerapan LMS Moodle dalam mendukung tata kelola pembelajaran digital di satuan pendidikan. Model pembelajaran ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi yang lebih optimal di lingkungan sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan ini, BBGTK Jabar terus berkomitmen mendorong peningkatan kompetensi GTK di Jawa Barat dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis digital. Harapannya, peserta mampu memperkuat kapasitas dalam mengelola pembelajaran digital menuju ekosistem sekolah yang lebih cerdas, inovatif, dan terintegrasi. ***(Penulis: Finan Azka)