Bandung (16/04) – Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Konten Pembelajaran dan Penyiapan Learning Management System (LMS) Diklat Daring Calakan yang berlangsung pada 14 hingga 16 April 2026 di Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi pelatihan guru dan tenaga kependidikan berbasis digital.

Workshop ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran yang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan mutu antarwilayah dan masih dominannya metode pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, digitalisasi konten pembelajaran serta pengembangan sistem pelatihan daring dinilai menjadi solusi untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelatihan bagi guru dan tenaga kependidikan di Jawa Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh 88 peserta yang terdiri atas Widyaiswara, staf teknis, serta pelaksana di lingkungan BBGTK Provinsi Jawa Barat. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi terkait konsep diklat daring, penyusunan skenario pembelajaran, digitalisasi konten, hingga integrasi sistem pelatihan melalui LMS Calakan.

Dalam pelaksanaannya, workshop menghadirkan narasumber dari Nufus Kreatif Studio yang memberikan pendampingan kepada peserta dalam mengembangkan konten pembelajaran digital yang interaktif dan inovatif. “Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menghasilkan konten pembelajaran digital yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran masa kini,” demikian disampaikan dalam panduan kegiatan.

Workshop ini juga menjadi bagian dari tahap persiapan dalam pelaksanaan Diklat Daring Calakan, yang dirancang untuk menjangkau guru dan tenaga kependidikan secara lebih luas, termasuk di daerah yang memiliki keterbatasan akses. Dengan memanfaatkan LMS, pelatihan dapat diikuti tanpa harus meninggalkan tempat tugas, sehingga lebih fleksibel dan efisien.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud konten diklat daring yang terstandar dan terintegrasi dalam LMS Calakan, serta mampu mendukung peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menjadi komitmen BBGTK Jawa Barat dalam menghadirkan layanan pelatihan yang adaptif, inovatif, dan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. *FA