Deskripsi

Pemetaan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berbasis Kinerja merupakan program strategis yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program ini diwujudkan melalui penyusunan Training Needs Assessment (TNA) sebagai respons atas keragaman karakteristik wilayah serta adanya kesenjangan kompetensi GTK di Jawa Barat dalam aspek pedagogik, profesional, manajerial, dan pemanfaatan teknologi.

Melalui pendekatan berbasis bukti (evidence-based), TNA dirancang untuk mengidentifikasi kebutuhan riil di lapangan secara akurat. Hal ini memastikan bahwa program pengembangan keprofesian dan pelatihan yang dirancang di masa depan benar-benar tepat sasaran, efektif, serta selaras dengan prioritas nasional—seperti kurikulum nasional, transformasi digital, dan Pembelajaran Mendalam.

Tujuan

  • Penyusunan Instrumen & Sistem: Merancang instrumen serta mengembangkan sistem platform digital TNA yang valid dan relevan dengan standar kompetensi GTK.

  • Uji Coba Sistem: Menguji keandalan, keefektifan, dan kemudahan penggunaan instrumen melalui uji coba terbatas untuk mengidentifikasi kekurangan sebelum diimplementasikan secara luas.

  • Finalisasi Alat Ukur: Mereview hasil uji coba, mengintegrasikan umpan balik, dan memfinalisasi instrumen agar siap digunakan dalam skala besar.

  • Sosialisasi & Koordinasi: Membangun pemahaman dan dukungan bersama dengan para pemangku kepentingan (Dinas Pendidikan, Sekolah, dan GTK) guna meningkatkan partisipasi.

  • Pelaksanaan TNA: Mengumpulkan data kesenjangan (gap) kompetensi dan prioritas pelatihan aktual dari GTK di lapangan.

  • Analisis & Pemetaan: Memetakan kebutuhan kompetensi, menghasilkan Training Needs Map yang komprehensif, menyediakan landasan berbasis bukti bagi desain pelatihan, serta memastikan keselarasan program dengan prioritas pendidikan nasional maupun daerah.

Output / Keluaran yang Diharapkan

  • Tahap Penyusunan: Tersedianya draft dokumen instrumen TNA beserta prototipe sistem digitalnya.

  • Tahap Uji Coba: Jurnal atau laporan evaluasi hasil uji coba instrumen (validitas dan reliabilitas) serta rekomendasi penyesuaian sistem aplikasi.

  • Tahap Finalisasi: Dokumen instrumen TNA final dan sistem aplikasi TNA final yang siap digunakan.

  • Tahap Koordinasi: Terinformasikannya program, linimasa pelaksanaan, dan cara penggunaan sistem kepada seluruh pemangku kepentingan.

  • Tahap Pelaksanaan: Terbentuknya basis data (database) lengkap hasil pengumpulan data TNA dari lapangan.

  • Tahap Analisis: Dokumen laporan hasil analisis TNA, Peta Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Map), rekomendasi desain program pelatihan, serta sistem basis data pemetaan kompetensi GTK.

Sasaran Peserta

Program pemetaan ini menyasar seluruh unsur pendidik dan tenaga kependidikan di 27 Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Jawa Barat, yang meliputi:

  1. Guru semua jenjang pendidikan (formal maupun nonformal) dan semua mata pelajaran.

  2. Kepala Sekolah dari semua jenjang pendidikan (formal maupun nonformal).

  3. Pengawas Sekolah untuk semua jenjang pendidikan.

  4. Penilik pada satuan pendidikan nonformal.

  5. Pamong Belajar atau Tutor pada satuan pendidikan nonformal.

  6. Tenaga Kependidikan lainnya (termasuk Tenaga Perpustakaan, Tenaga Administrasi Sekolah, Laboran, dll.).

Tahapan & Jadwal Pelaksanaan (Tahun 2026)

Program ini dilaksanakan melalui bentuk workshop luring (tatap muka), aktivitas daring, hingga praktik pengisian mandiri di aplikasi dengan linimasa sebagai berikut:

  • Workshop Penyusunan Instrumen & Pengembangan Sistem TNA: 2 s.d. 6 Maret 2026 bertempat di BBGTK Jawa Barat (Setara 30 JP, fokus pada pemaparan konsep, diskusi acuan standar, penyusunan instrumen, dan pengembangan sistem).

  • Workshop Uji Coba Instrumen dan Sistem TNA: 6 April 2026 bertempat di BBGTK Jawa Barat (Melibatkan sampel guru dan tenaga kependidikan dari wilayah Kota Bandung).

  • Workshop Finalisasi Instrumen dan Sistem TNA: 7 s.d. 8 April 2026 bertempat di BBGTK Jawa Barat.

  • Koordinasi dan Sosialisasi Pelaksanaan TNA: 13 April 2026 yang dilaksanakan secara daring (online).

  • Pelaksanaan Pengumpulan Data TNA: 13 s.d. 26 April 2026 dilaksanakan secara mandiri oleh peserta di satuan pendidikan masing-masing melalui aplikasi sistem TNA (kurun waktu 2 minggu).

  • Workshop Analisis Hasil TNA: 27 s.d. 30 April 2026 bertempat di BBGTK Jawa Barat (Fokus pada analisis data, identifikasi kebutuhan, perumusan rekomendasi, serta penyusunan laporan evaluasi).

Penerima Manfaat

  • Guru & Tenaga Kependidikan: Memperoleh program pelatihan ke depan yang lebih relevan dan sesuai kebutuhan riil mereka guna meningkatkan kinerja serta profesionalisme.

  • Dinas Pendidikan Provinsi & Kabupaten/Kota: Mendapatkan data komprehensif dan peta kebutuhan pelatihan yang spesifik sesuai konteks daerah untuk perencanaan kebijakan.

  • Satuan Pendidikan (Sekolah): Memiliki pendidik dan tenaga kependidikan yang lebih kompeten, profesional, dan berkinerja tinggi.

  • BBGTK Provinsi Jawa Barat: Memperoleh data berbasis bukti (evidence-based) yang kuat untuk merancang program peningkatan kompetensi secara efektif, efisien, terukur, dan akuntabel.

  • Pemerintah Daerah & Organisasi Profesi: Menjadi dasar perencanaan kebutuhan SDM pendidikan dalam dokumen jangka menengah (RPJMD/Renstra) serta mendukung advokasi pengembangan kapasitas ASN.